You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Baliho Ditertibkan di Jakbar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Dua Baliho di Jalur Hijau Ditertibkan

Lantaran berdiri di jalur hijau, dua baliho setinggi sekitar 10 meter di Jakarta Barat ditertibkan petugas, Senin (8/6).

Kedua baliho setinggi kira-kira 10 meter tersebut memiliki izin. Tapi kami tertibkan karena liar sebab berdiri di jalur hijau yang merupakan lahan Pemprov DKI

Kepala Satuan Pelaksana Pendataan dan Penilaian Unit Pelaksana Teknis Kecamatan Kebon Jeruk, Hizbullah mengatakan, dua baliho tersebut terletak di Jl Kebon Raya II, Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk dan di Jl Arjuna Utara, sisi selatan Tol Kebon Jeruk.

Kedua baliho setinggi kira-kira 10 meter tersebut memiliki izin. Tapi kami tertibkan karena liar sebab berdiri di jalur hijau yang merupakan lahan Pemprov DKI. Seharusnya di lahan swasta,” ujar Hizbullah, Senin (8/6).

Pangkalan Pasir di Jl RE Martadinata Ditertibkan

Dikatakan Hizbullah, di wilayah Kebon Jeruk cukup banyak reklame liar atau salah tempat. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pengecekan bersama dengan aparat kepolisian.

“Memang baliho tersebut sudah bayar pajak tapi karena keberadaannya salah tempat terpaksa kami tertibkan. Diharapkan dengan adanya penertiban baliho tersebut tidak lagi ada oknum yang berani mendirikan baliho bukan pada tempatnya,” terang Hizbullah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati